Menyambung Pipa HDPE ternyata ada Metodenya, Loh

Menyambung Pipa HDPE ternyata ada Metodenya, Loh! Sekarang ini penggunaan pipa sebagai saluran-baik saluran air, saluran gas, maupun saluran limbah dan sebagai drainase air hujan semakin meningkat. Bahan baku dari pipa tersebut juga menjadi faktor utama yang harus dipertimbangkan untuk kegunaannya. Umumnya, mayoritas pengguna lebih memilih pipa dengan bahan yang kuat, aman, anti karat, lentur, dan tahan lama. Semua kualifikasi tersebut ada pada pipa HDPE. Untuk mendapatkannya pun tidak sulit. Ini dikarenakan distributor pipa HDPE sudah tersebar di seluruh Indonesia.

Pipa HDPE

Pipa HDPE

Pipa HDPE merupakan pipa yang terbuat dari bahan polimer minyak bumi dengan densitas tinggi. Untuk jenisnya, pipa ini mempunyai macam-macam ukuran dan model yang sudah dijual oleh distributor pipa HDPE. Semua itu disesuaikan berdasarkan kegunaan, penempatan, dan beban tekanan yang diterimanya. Sedangkan untuk panjang pipanya itu terbatas. Jadi, saat proses pemasangan pipa untuk digunakan, perlu dilakukan penyambungan antara pipa yang satu dengan pipa yang lainnya.

Dalam proses pemasangan pipa HDPE sebagai saluran atau drainase–baik di area tertutup maupun di area terbuka–tidak bisa dilakukan dengan sembarangan menyambung antarpipanya. Ada cara dan metodenya sendiri. Belun lagi, ada beberapa aksesoris yang juga diperlukan dalam penyambungan pipa tersebut. Tidak perlu khawatir, distributor pipa HDPE juga menyediakan akesoris yang dibutuhkan, loh. Maka dari itu, berikut ini merupakan metode penyambungan pipa HDPE.

Metode penyambungan dengan cara fitting mechanical joint

Metode ini biasanya juga dikenal dengan metode fitting compression. Dalam proses penyambungan dengan metode ini juga mudah dan cepat. Bukan hanya itu, akserosoris–seperti union ring dan ring penjepit–yang diperlukan untuk penyambungan pipa HDPE juga murah dan efisien dalam segi biayanya. Ini dikarenakan aksesoris pendukung tersebut sudah tersedia di distributor pipa HDPE. Untuk pemasangannya juga tidak diperlukan mesin penyambung pipa, hanya dengan memanfaatkan tenaga mekanis dan teknik memutar kunci. Selain itu, penyambungan ini juga hanya menggunakan flange dan compression fitting. Untuk penyambungan dengan metode ini, direkomendasikan saat menggunakan pipa dengan diameter antara 20 mm sampai 63 mm.

Metode penyambungan dengan cara butt fusion

Proses penyambungan pipa dengan cara ini disebut juga dengan istilah welding machine HDPE pipe. Seperti namanya, metode ini menggunakan mesin las khusus–yaitu butt fusion welding machine–yang sudah ter-kalibrasi oleh lembaga independen. Mesin las tersebut juga bisa Anda dapatkan di distributor pipa HDPE. Selain itu, dalam penyambungan antarpipa HDPE ini yang paling penting adalah ketika kedua ujung pipa mulai dipanaskan hingga beberapa derajat, lalu disambungkan dengan cara mengelasnya menggunakan mesin las tersebut. Biasanya, jenis pipa HDPE yang menggunakan metode ini untuk menyambungkan antarpipanya adalah yang berbahan PE 100 dengan ukuran minimum 90 mm.

Metode penyambungan pipa HDPE electro fusion

Dalam proses penyambungan ini memanfaatkan aliran listrik untuk membuat kedua ujung pipa panas agar dapat menyatu. Untuk metode ini juga dibutuhkan electro fusion dan electro fitting. Alat-alat tersebut dapat dibeli melalui distributor pipa HDPE. Selain itu, untuk melihat persenyawaan sambungan sudah berlangsung itu jika warna lampu indikator sudah berwarna kuning.

Itulah tiga metode penyambungan pipa HDPE yang sering digunakan. Dengan ini, Anda bisa menyambungkan antarpipa sendiri saat proses pemasangan pipa HDPE, tanpa perlu memanggil tukang. Namun, sebelum itu, ada baiknya Anda mengunjungi distributor pipa HDPE untuk membeli alat yang dibutuhkan untuk proses penyambungan tersebut.

shares